PADANG — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif dan preventif. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi GAIA Dental Clinic bersama Bakti Universitas Andalas (Unand) dalam kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan Gigi Gratis yang digelar selama dua hari, pada 9–10 Agustus di Auditorium Universitas Andalas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GAIA Dental Clinic untuk memberikan edukasi sekaligus mendekatkan akses layanan kesehatan gigi kepada masyarakat. Tidak hanya berfokus pada penanganan ketika keluhan sudah muncul, kegiatan tersebut juga mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan gigi melalui pemeriksaan dan pemahaman mengenai pentingnya perawatan sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara gratis bersama dokter gigi GAIA Dental Clinic. Pada 9 Agustus, pemeriksaan dilakukan oleh drg. Enjelika Lifedora dan drg. Winda Tamara, sedangkan pada 10 Agustus pelayanan diberikan oleh drg. Sarah Nabila Wiguna dan drg. Dian Hayati.
Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Edukasi tersebut menjadi penting karena masih banyak masyarakat yang baru melakukan pemeriksaan ketika sudah mengalami rasa sakit atau gangguan pada gigi.
Head of Clinic GAIA Veteran, Natasya Fauziah, S.I.Kom., mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah untuk mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan gigi secara rutin.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya dilakukan ketika sudah terasa sakit. Pemeriksaan secara rutin dan menjaga kebersihan gigi merupakan bagian dari upaya preventif yang sebaiknya mulai dibiasakan,” ujar Natasya.
Menurutnya, kegiatan yang dikemas melalui sosialisasi dan pemeriksaan langsung juga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang berani melakukan pemeriksaan dan mengetahui kondisi kesehatan giginya lebih awal. Dengan begitu, jika ditemukan masalah, dapat segera mendapatkan penanganan yang sesuai,” lanjutnya.
Sementara itu, General Manager GAIA Dental Clinic, Rezi Novita Sari, S.K.M., menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Bakti Unand merupakan bentuk sinergi yang sejalan dengan upaya GAIA Dental Clinic dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas di bidang kesehatan gigi dan mulut.
“Kolaborasi ini merupakan kesempatan bagi kami untuk bisa berkontribusi lebih dekat kepada masyarakat. Kesehatan gigi merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan, sehingga edukasi dan pemeriksaan sejak dini perlu terus didorong,” ujar Rezi.
Ia menambahkan, kegiatan sosial dan edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk memperluas pemahaman masyarakat bahwa perawatan gigi tidak selalu harus menunggu munculnya keluhan.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada pemeriksaan saja, tetapi juga memberikan pengetahuan yang bisa diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan gigi adalah investasi jangka panjang,” tambah Rezi.
Kolaborasi GAIA Dental Clinic dan Bakti Unand tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan tenaga medis dan memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan gigi mereka. Dengan adanya pemeriksaan gratis, peserta dapat mengetahui kondisi gigi sekaligus memperoleh arahan mengenai langkah perawatan yang dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Auditorium Universitas Andalas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala.
GAIA Dental Clinic berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang membawa pesan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, GAIA Dental Clinic berharap edukasi mengenai kesehatan gigi dapat semakin luas menjangkau masyarakat dan mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kesehatan gigi secara lebih konsisten.















